BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIV DAN AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2010

Epidemi HIV dan AIDS telah cepat menyebar di kalangan pekerja seks dengan prevalensi HIV telah mencapai 70% dalam beberapa populasi pekerja seks (Malta dkk, 2008). Kota Makassar merupakan daerah dengan jumlah penderita tertinggi. Dengan jumlah kasus hingga juni 2009 mencapai 2736 penderita sedangkan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir jumlah kasus pada PSK yang umumnya wanita mencapai 343 penderita pada kasus HIV 261 penderita dan kasus AIDS 82 penderita (Dinkes kota Makassar, 2009).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kejadian HIV dan AIDS pada wanita PSK yang meliputi risiko tindakan ganti-ganti pasangan seksual, oral seks, anal seks, dan penggunaan kondom.

Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik menggunakan rancangan studi kasus kontrol (Case Control Study). Populasi penelitian ini adalah semua wanita PSK yang ada di Makassar tahun 2010. Besar sampel untuk kasus sebesar 68 dengan perbandingan kasus dan kontrol sebesar 1 : 1. Sehingga jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 136 orang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tindakan ganti-ganti pasangan seksual adalah faktor protektif bermakna maka wanita PSK yang melakukan hubungan seks ≤ 2 kali dalam sehari dengan pasangan yang berbeda lebih rendah menderita HIV dan AIDS. Penggunaan kondom merupakan faktor protektif bermakna maka wanita PSK yang menggunakan kondom secara konsisten lebih rendah menderita HIV dan AIDS sedangkan variabel oral seks pada wanita PSK mempunyai risiko 9,130 kali lebih besar menderita HIV dan AIDS. Anal seks pada wanita PSK mempunyai risiko 4,487 kali lebih besar menderita HIV dan AIDS.

Disarankan kepada dinkes perlunya pemberian informasi seks yang aman kepada wanita PSK tentang tindakan ganti-ganti pasangan seks, oral seks, anal seks dan Penggunaan kondom yang tidak konsisten pada wanita PSK dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kejadian HIV dan AIDS, maka dari itu wanita PSK dapat diberikan kemudahan dalam memperoleh kondom oleh mucikari/mami dan petugas kesehatan.

Daftar Pustaka : 41 (1997-2010)
Kata Kunci : Risiko HIV dan AIDS, Wanita PSK
(Xii + 79 Halaman + 16 Tabel + 11 Lampiran)
Nirzah Fitriani, Arsunan Arsin, Ida Leida

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: